oleh

PLN Tak Lakukan 3 Tahapan Pencabutan Listrik, Pelanggan Tak Di Rumah Listrik Diputus

PLN Tak Lakukan 3 Tahapan Pencabutan Listrik, Pelanggan Tak Di Rumah Listrik Diputus

www.suryanenggala.com– Blitar, (20/04/2020). Sumaji laki-laki 55 tahun warga dusun Dayu RT 01/RW 08 Kecamatan Nglegok Kabupaten Blitar merasa sedih saat pandemi covid-19 mewabah mendapati sepucuk surat perintah pemutusan sementara sambungan tenaga listrik melalui PT. PLN (persero) up 3 Kediri. (08/04/2020) dengan petugas ilham tuturnya kepada wartawan Surya Nenggala karena diputus sambungan listriknya.

Sayangnya mekanisme pemutusan tetsebut tidak dengan tahapan yang sesuai sop untuk listrik paska bayar PLN. Menurut pakar hukum perlindungan kosumen Bp. Joko Prasetyo, S.Sy., S.H., M.H. dijelaskan, sebelum PLN mencabut listrik pelanggan ada 3 tahapan yang semestinya dilakukan :

PLN Tak Lakukan 3 Tahapan Pencabutan Listrik, Pelanggan Tak Di Rumah Listrik Diputus
PLN Tak Lakukan 3 Tahapan Pencabutan Listrik, Pelanggan Tak Di Rumah Listrik Diputus
Meteran baru migrasi dari meteran pasca bayar menjadi pulsa
  1. MCB diturunkan karena menunggak 1 bulan, artinya jika pelanggan listrik pasca bayar menunggak tagihan listrik selama 1 bulan maka PLN akan menurunkan volume listriknya dan menurunkan daya MCB (Miniature circuit Breaker).
  2. Apabila pelanggan listrik pasca bayar PLN menunggak 2 (dua) bulan, sambungan listriknya duputus dari tiang listrik.
  3. Jikalau pelanggan listrik pasca bayar PLN menunggak selama 3 (tiga) bulan maka PLN akan membongkar meteranya.

Selanjutnya jikalau mau pasang lagi bayar tagihanya dan daftar lagi sebagai pelanggan baru jelasnya saat dihubungi via ponsel (20/04/2020).

Baca Juga :
PLN Tak Lakukan 3 Tahapan Pencabutan Listrik, Pelanggan Tak Di Rumah Listrik Diputus

Karena kejadian tersebut Sumaji menghubungi kantor PLN berkali-kali. Baru setelah empat kali lebih menghubungi call center PLN jadi pada hari Senin (20/04/2020) dipasang sambungan listriknya baru, dengan sistim bayar pulsa tuturnya kepada Surya Nenggala penuh dengan kejengkelan akibat perlakuan oknum PLN.

Sumaji penilik toko jam yang berada di pasar dayu Kecamatan Nglegok tak tau menau soal sambungan listriknya akan diputus paksa petugas PLN lantaran pas berbelanja keluar rumah.

Saya berharab pemerintah juga bisa memberi keringanan seperti listrik daya 450 watt yang mendapatkan gratis selama 3 bulan kedepan. Karena kami pedagang kecil mengeluhkan mahalnya daya listrik 900 watt yang tidak dapat subsidi dari pemerintah saat pandemi covid-19. Jujur saja omset kami turun 50% lebih dikondisi pandemi covid-19. Dan belum mencukupi kebutuhan sehari-hari.

(Fe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. Saya baru saja mengalami kejadian seperti ini, belum telat 1 bulan sudah terjadi pembongkaran dari pascabayar di ganti ke pulsa pada saat saya tidak ada di rumah, bagai mana menurut anda apakah sesuai dengan SOP

News Feed