oleh

Peringatan Hari Kemerdekaan Di Tengah Pandemi Covid-19

Peringatan Hari Kemerdekaan Di Tengah Pandemi Covid-19

www.suryanenggala.com– Pati. Jawa Tengah (19/ 08/ 2020) Pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung saat ini sejatinya tidak dapat mematahkan semangat masyarakat Indonesia dalam memperingati Dirgahayu Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-75. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya perlombaan yang diadakan di Desa Grogolan Kecamatan Dukuhseti Kabupaten Pati. Lebih tepatnya di halaman rumah Nurhandayani atau terkenal dengan sebutan jeng Any Salon.

Kegiatan yang diadakan sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dipelopori oleh kelompok senam Emak Grogolan Sehat Comunnity yang memiliki akronim. Yakni Egos Comunnity, dengan dipimpin oleh instruktur senam Dewi Arimbi, sangat menumbuhkan antusias warga sekitar dalam merayakan Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tersebut.

Adapun perlombaan yang diawali dengan senam bersama tersebut meliputi berbagai macam perlombaan, diantaranya lomba senam berkelompok dengan ketentuan satu kelompok terdiri dari 6 (enam) orang dan mewajibkan adanya koreografi dari instruktur senam yang diiringi lagu meraih bintang dari via vallen, lomba balap sarung, lomba joget balon, hingga lomba memindahkan tepung. Perlombaan tersebut berlangsung sangat meriah meskipun hanya diikuti oleh Ibu-Ibu sebagai pesertanya.

Baca juga :
Peringatan Hari Kemerdekaan Di Tengah Pandemi Covid-19

Dalam hal ini sangat disayangkan oleh Nurhandayani selaku penyedia tempat untuk pelaksanaan kegiatan perombaan tersebut. “Perlombaan yang diadakan ini sangat amat meriah dan dapat meningkatkan semangat generasi muda hingga menumbuhkan rasa cinta tanah air. Namun sangat disayangkan apabila kegiatan semeriah ini hanya dilaksanakan di depan halaman rumah yang terbilang tidak luas. ” ujar Nur.

Pernyataan yang disampaikan oleh salah satu warga Desa Grogolan merupakan bentuk kekecewaan terhadap adanya pandemi Covid-19 ini. Dimana kegiatan positif tersebut sejatinya dapat dilaksanakan di lapangan Desa Grogolan sehingga mendapat partisipasi lebih banyak dari warga sekitar. Sehingga acara tersebut semakin meriah, namun perizinan dari pihak Desa belum mendapatkan persetujuan dikarenakan sangat riskan apabila mengadakan kegiatan yang dapat mendatangkan banyak masyarakat dalam suatu tempat di tengah-tengah pandemi Covid-19 ini. Semoga pandemi ini dapat segera usai dan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya seperti sedia kala tanpa merasa takut dengan wabah tersebut.

(Ev)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed