oleh

Ditemukan Benda Asing Di Dalam Produk AQUA, Konsumen Diharapkan Lebih Teliti

Ditemukan Benda Asing Di Dalam Produk AQUA, Konsumen Diharapkan Lebih Teliti

Kendal,4 Juni 2020.

www.suryanenggala.com– Kendal, 4 Juni 2020. Seorang Konsumen warga Kecamatan Brangsong Kabupaten Kendal Jawa Tengah sebut saja namanya DD mengadu kepada rekannya di Kantor Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen (LAPK) MANGKUNEGARAN di Jalan Mliwis 1 Purin Purwokerto Patebon.

Dia tak menyangka air minum dalam kemasan berlabel AQUA kemasan galon yang diproduksi PT. Tirta Investama diduga di dalamnya mengandung benda asing sejenis lumut. Kompline yang awalnya dilakukan langsung kepada pihak penjual dan sales area perusahaan tidak mendapatkan respon baik. Bahkan sales area dari perusahaaan produk tersebut kesannya menyepelekan pengaduan dan kompline konsumennya.

Juga di kantor tersebut, kepada wartawan SURYA NENGGALA MEDIA, DD menceritakan kejadian sekitar siang 2 Mei 2020. Berawal saat dia memesan AQUA galon di tempat langganan yang berada tidak jauh dari rumahnya. Kemudian pada sore harinya pesanan tersebut di kirim ke rumah. Selang semalam ketika akan di pasang ke dalam dispenser oleh istrinya, ditemukan air dalam keadaan keruh dan ternyata juga ada benda hitam mengapung, padahal segel masih terpasang belum di buka.

Sore harinya setelah dia sampai di rumah langsung di cek dan memberi kabar kepada pihak penjual. Dan kemudian penjual langsung merespon dengan mendatangi rumah dan mengecek isi dan kemasan. Dikarenakan penjual tersebut mendapatkan suplai produk dari sales agen, kemudian yang bersangkutan meminta ijin untuk mendatangi pihak sales tersebut.

Baca Juga :

Melalui sambungan telepon selular tidak berselang lama penjual menyampaikan bahwa sdr “J” (sales agen) besok paginya akan datang untuk cek ke rumah.

Hari demi hari berlalu, janji kedatangan dari pihak agen AQUA tak kunjung datang. Tak puas sampai disitu, DD kemudian kembali menghubungi penjual. Dan dari penjual kembali koordinasi dengan J kemudian dengan entengnya “J” menyampaikan agar langsung telepon nomor hotline Pabrik AQUA tanpa menunjukan etikad tanggung-jawabnya selaku wakil dari produsen yang menjual produk tersebut.

Ditemukan Benda Asing Di Dalam Produk AQUA, Konsumen Diharapkan Lebih Teliti

Mendasari tanggapan tersebut akhirnya konsumen terpaksa mengadukan masalah ini melalui nomor hotline dan penerima aduan berjanji untuk meneruskan pada management agar segera menanggapi laporan aduannya.

Konsumen merasa kecewa atas kompline dan tanggapan penjual produk serta mempertanyakan Kualitas AMDK yang banyak di jual di Kota Kendal ini. Nampaknya perlu diperiksa kelayakan dan kontrol kualitasnya sebelum sampai di tangan konsumen terutama air dalam kemasan galon.

Menanggapi pengaduan dan penemuan ini, LAPK MANGKUNEGARAN tidak tinggal diam. Ali Mustofa, selaku Kepala Divisi Pengaduan berjanji akan mengusut tuntas masalah ini agar kedepannya tidak ada lagi konsumen yang dirugikan atas keteledoran produsen air minum tersebut. Dan yang terpenting tanggung jawab dari para penjual selaku pelaku usaha.

Baca Juga :

“Saya sangat menyesalkan hal ini, AQUA merupakan produk AMDK berskala Nasional, kok seperti ini bisa lolos produksi. Untung saja istri konsumen teliti, coba kalau tidak, air putih yang sejatinya dapat menyehatkan malah bisa mendatangkan penyakit.” Lanjut Ali.

Jumat, 15 Mei 2020, Agus Setiawan dan Joko Ariyanto sebagai perwakilan distributor dan perwakilan perusahaan PT. TIRTA INVESTAMA dari Wonosobo produsen produk AQUA mendatangi kantor LAPK MANGKUNEGARAN untuk mengklarifikasi kejadian ini. Sekaligus mengecek dan memeriksa keaslian produk kemasan galon yang bermasalah tersebut.

Berdasarkan hasil awal pengecekan dari kode yang terdapat di segel dan di galon, mereka menyatakan bahwa produk tersebut benar adanya dan di produksi di pabrik yang berada di Wonosobo Jawa Tengah. Dalam kunjungan tersebut mereka memberikan pengganti produk sejenis dan berjanji akan menyampaikan keluhan dan permasalahan ini kepada pimpinan perusahaan.

Berdasarkan fakta kejadian yang dialami salah satu konsumen ini, Ali selaku wakil Lembaga Advokasi Perlindungan Konsumen mengharapkan para pelaku usaha bertanggung jawab atas barang yang di jual dan dipasarkan kepada masyarakat konsumen tingkat akhir. Ada hak konsumen yang dilindungi Undang-Undang, jangan sampai keluhannya tidak ditanggapi, ini sangat merugikan.

LAPK MANGKUNEGARAN mendesak pihak-pihak terkait dalam hal ini Dinas Kesehatan dan BPOM untuk segera melakukan investigasi. Dan menghimbau konsumen untuk lebih berhati-hati, teliti sebelum membeli dan mengkonsumsi barang. Apabila konsumen menemukan produk Air minum dalam kemasan seperti di atas segera lapor ke kantor LAPK MANGKUNEGARAN atau bisa menghubungi nomor pengaduan 087857577588.

(ABS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed