oleh

Acara Ninja Warior Di Wisata Sumber Dlopo Dibubarkan Pihak Kepolisian

Acara Ninja Warior Di Wisata Sumber Dlopo Dibubarkan Pihak Kepolisian

www.suryanenggala.com– Kediri. 31/8/2020 Acara di tempat wisata Sumber Dlopo Desa Karangrejo Kabupaten Kediri yang dikemas dalam Ninja Warior sangatlah tidak pas dimasa pandemi Covid-19 saat ini. Karena banyaknya kerumunan tanpa memperhatikan sosial distancing apalagi sudah di pertegas lagi adanya Inpres Nomor 6 Tahun 2020.

Acara dengan permainan diatas kolam air “Sumber Dlopo” itu dengan penonton ratusan orang dikawatirkan akan menjadi klaster baru dalam penularan virus corona yang saat ini lagi gencar-gencarnya di sosialisasilan ke seluruh penjuru masyarakat.

Ironisnya, di tempat wisata tersebut malah melakukan hal yang semestinya tidak dilaksanakan. Apalagi informasinya ada oknum yang bermain didalamnya, untuk pelaksanaan acara dengan memberikan sejumlah upeti.

Saat dikonfirmasi Kepala Desa Karangrejo Juwariyah via handphone mengatakan bahwa memang sudah dimintai izin terkait acara itu akan tetapi Kepala Desa tidak memberikan izin. “pelaksanaan acara di tempat wisata Sumber Dlopo, kami tidak memberikan izin sama sekali. Bahkan panitia sudah mendatangi Pemerintah Desa, tetap tidak kami izinkan, “ ungkapnya.

Baca juga :
Acara Ninja Warior Di Wisata Sumber Dlopo Dibubarkan Pihak Kepolisian
Krumunan masyarakat yang menyaksikan Ninja Warior di Sumber Dlopo Desa Karangrejo Kabupaten Kediri

Dilain pihak RT setempat Sodik saat dihubungi juga merasa kurang bertanggung jawab atas pelaksanaan acara, terbukti saat dikonfirmasi malah melemparkan ke panitia pelaksana.

Ketua panitia Deni Arta saat dikofirmasi di tempat acara mengakui bahwa pihaknya memang salah karena tetap melaksanakan acara. “Panitia memang belum mengantongi izin,” katanya. Dan panitia hanya sebatas mendapatkan pemeberitahuan, tetapi tidak mendapatkan izin. “hanya pemberitahuan saja mas, untuk izin memang belum mengantongi, “ akunya.

Panitia yang sebenarnya pemuda dan bukanlah karang taruna sudah berani membuat acara mengundang kerumunan atas nama Desa ditengah pandemi ini. “ masak kami pemuda Desa mengadakan acara tak diizinkan, “ dalihnya.

Untuk diketahui tim Covid-19 Kabupaten Kediri memang belum mengizinkan membuka tempat-tempat wisata. Apalagi yang mengundang banyak kerumunan, hal ini dimaksudkan untuk mencegah penularan virus corona yang sampai saat ini belum ditemukan penawarnya.

Ditempat terpisah Kapolres Kediri saat dihubungi via seluler ”lokasinya dimana itu mas, dan saya perintahkan sekarang Kapolsek Gampengrejo untuk membubarkan. Karena tidak laporan dan penerapan Inpres No 6 Tahun 2020 sangat saya jaga itu. ” ungkapnya.

Tak berselang lama pihak Polsek Gampengrejo dipimpin langsung kapolsek Akp. Saiful Alam membubarkan acara tersebut.

(Ty)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed